Tips Menjadi Lulusan Terbaik Sekolah Pilot

Alangkah membahagiakan jika berhasil menjadi lulusan terbaik di salah satu sekolah pilot. Tak tertutup kemungkinan bakal ditawari menjadi seorang instruktur dari pihak sekolah pilot tempat kamu mengenyam pendidikan penerbangan. Meskipun nantinya harus sekolah instruktur penerbangan guna menambah jam terbang minimal 250 jam terbang untuk bisa mengajar dari 150 jam terbang yang umumnya diberikan oleh sekolah pilot. Penawaran ini tentu menjadi peluang emas untuk menambah pengalaman yang diharapkan menjadi nilai lebih saat melamar kerja di maskapai. Ingin menyandang predikat sebagai lulusan terbaik sekolah pilot? Begini tipsnya:  

Aktif saat ground school

Pada awal masa pendidikan, para kadet akan mengikuti pendidikan ground school. Para kadet akan menerima teori seputar penerbangan seperti halnya mengenal instrumen dalam kokpit pesawat berikut cara penggunaannya, mempelajari teknik take off hingga landing yang baik, mengukur kebutuhan bakar bakar selama perjalanan, mempelajari cara menangani masalah saat di langit, dan lain sebagainya. Proses pembelajaran dalam sekolah pilot biasanya menerapkan konsep E-learning. Kamu harus berusaha menjadi siswa yang aktif di kelas dengan menjawab pertanyaan yang diajukan instruktur, menanyakan materi yang kurang jelas atau kurang dimengerti, mencatat semua penjelasan instruktur penerbangan, dsb untuk memperoleh penilaian yang bagus dari instruktur.

Kendalikan grogi & cemas sebelum praktek terbang

Setelah lulus ujian sekaligus praktek dengan simulator, selanjutnya kamu akan melakukan praktek penerbangan dengan pesawat latih bersama instruktur atau sendiri. Rasa grogi & cemas ketika menerbangkan pesawat bersama instruktur apalagi sendirian memang menjadi hal yang wajar. Akan tetapi, kamu harus bisa mengendalikan rasa ini dengan baik sebelum praktek. Misalnya dengan melakukan relaksasi seperti menarik nafas panjang atau melakukan peregangan, berpikir positif, dan berserah diri kepada Tuhan. Jangan sampai rasa grogi & cemas yang berlebihan membuat konsentrasi kamu jadi buyar sehingga tidak dapat meng-cover masalah saat mengudara atau tidak dapat landing dengan baik yang dapat mengancam keselamatan terbang. Di lain pihak, kamu bakal mendapatkan penilaian buruk dari instruktur penerbangan. 

Kelola homesick dengan baik

Di sekolah pilot, para kadet diharuskan tinggal di sebuah asrama yang telah disiapkan. Tinggal jauh dari keluarga tentu saja bisa memicu homesick. Kamu harus bisa mengelola homesick dengan baik saat menjalani pendidikan di sekolah pilot. Seperti halnya dengan memanfaatkan fasilitas Wi-Fi gratis yang ditawarkan pihak sekolah untuk berkomunikasi dengan keluarga, miliki banyak teman sehingga kamu tidak merasa sendiri, dan tak lupa untuk mengingat tujuan kamu masuk sekolah pilot. Jika tidak, homesick bakal mengganggu fokus sekaligus menurunkan semangat belajar kamu. Alhasil, kamu tidak bisa menjalani pendidikan penerbangan dengan baik. Kalau sudah begini, menjadi lulusan terbaik sekolah pilot bakalan sulit diwujudkan.

Itulah beberapa tips supaya kamu bisa menjadi lulusan terbaik sekolah pilot yang berpeluang ditawari instruktur penerbangan oleh pihak sekolah tempat mengenyam pendidikan atau mempermudah jalan menjadi pilot airline. Memang tidak mudah, tapi jangan pernah mengeluh apalagi patah semangat dalam melakukannya. Sejatinya, kerjakeras tidak akan pernah menghianati hasil 😀